Langsung ke konten utama

7 Inspirasi Singkat Pekan Ini 25/12/2012

Sahabat kisah inspirasi .com , kali ini redaksi ingin membagi beberapa inspirasi singkat yang kami dapatkan dari beberapa tempat. Sebagian kami ambil dari situs, sebagian lain dari status facebook sahabat Kisah Inspirasi.

Sahabat juga bisa mengirimkan kisah inspirasi milik sahabat, ataupun one liner inspirasi singkat milik sahabat melalui fanpage Kisah Inspirasi dan Motivasi. Caranya, klik like/suka di kotak fanpage di sisi kanan halaman website, lalu posting inspirasi sahabat disana.

Ayo gabung, dapatkan update inspirasi kamu dan pahala lebih untuk setiap inspirasi yang kamu postingkan...

Ok, langsung saja, berikut one liner inspirasi singkat dari redaksi... :)


#1 KEKUATAN SEORANG IBU
serius!




#2 MENCINTAI... 
semua orang dapat mencintai setangkai mawar,
namun butuh usaha luar biasa untuk mencintai sehelai daun
mencintai hal yang indah itu sangat biasa,
namun mencintai hal yang biasa, itu baru indah...

bagaimana menurut Anda?

#3 KESABARAN
Kesabaran tidak didapatkan dalam semalam. Ia seperti melatih otot, setiap hari kau harus bekerja untuk mendapatkannya.



#4 BERSYUKUR
 Selalu syukuri pada apa yang Anda miliki. 
Di luar sana, selalu ada seseorang yang berharap bahwa mereka juga punya sesuatu seperti Anda...



#5 JANGAN LUPA KERJA KERAS
Sebuah mimpi tak akan menjadi kenyataan melalui keajaiban. Dibutuhkan keringat, kebulatan tekad, dan kerja keras. 
-Collin Powell-



#6 MENGINGAT YANG DIDEPAN MATA...
siapa yang lebih hebat? 



#7 PRIORITAS TERPENTING





Bagaimana sahabat kisah inspirasi? semoga 7 inspirasi singkat diatas, dapat menambah inspirasi sahabat di pekan ini. Jangan lupa untuk gabung di fanpage resmi kami di https://www.facebook.com/KisahInspirasiDanMotivasi dan dapatkan Inspirasi yang terus up to date.... 

Selamat terinspirasi :) 

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kaos Kaki Bolong

Seorang ayah yg terkenal dan kaya raya  sedang sakit parah. 
Menjelang ajal menjemput, dikumpulkanlah anak2nya.
Beliau berwasiat:
"Anak-anakku, jika Ayah sudah dipanggil Allah Yang Maha Kuasa, ada permintaan Ayah kepada kalian"
" Tolong dipakaikan kaos kaki kesayangan Ayah walaupun kaos kaki itu sudah bolong, Ayah ingin memakai barang kesayangan yg penuh kenangan semasa merintis usaha di perusahaan Ayah dan minta tolong kenangan kaos kaki itu dikenakan bila Ayah dikubur nanti."
Akhirnya sang ayah wafat. 
Ketika mengurus jenazah dan saat akan dikafani, anak-anaknya minta ke ustadz agar almarhum diperkenankan memakai kaos kaki yang bolong itu sesuai wasiat ayahnya.
Akan tetapi sang ustadz menolaknya.
" Maaf secara syariat hanya 2 lembar kain putih saja yang di perbolehkan dikenakan kepada mayat."
Maka terjadilah perdebatan antara anak-anak yang ingin memakaikan kaos kaki robek dan pak ustadz yang melarangnya
Karena tidak ada titik temu, dipanggilah penasihat…

Ibuku Seorang Penjual Gudeg

Namanya mbah Pon......
Penjual gudeg dipojokan pasar Beringharjo Jogja.

Mempunyai 5 anak yang 2 kuliah di UGM, 2 lagi di ITB dan 1 di UI, mereka sekolah sampai jenjang kuliah tanpa beasiswa.

Siang itu mbah Pon duduk didepan para peserta seminar yang antusias ingin belajar kesuksesan dari mbah Pon.



Banyak pertanyaan dilemparkan, tapi tidak ada jawaban dari mbah Pon yang bisa memuaskan peserta. Misalkan, ketika ada pertanyaan, kiat mendidik anak, jawabannya hanya, "nggih biasa mawon, nek nakal nggih dikandani"

Pertanyaan soal pembayaran kuliah anak-anaknya dijawab mbah Pon.. "Pas kedah bayar sekolah nggih dibayar"

Peserta seminar sudah tidak tahu lagi harus bertanya apa, karena tidak ada jawaban yang spesial dari mbah Pon.

Hingga seorang peserta bertanya, " mbah Pon, napa njenengan mboten nate wonten masalah?"

Dengan wajah bingung mbah Pon balik bertanya, " masalah niku napa tho? Masalah niku sing kados pundi?"

Peserta itu mencontohkan "Niku …

Karena Ukuran Kita Tak Sama

Oleh Salim A. Fillah   
"seperti sepatu yang kita pakai, tiap kaki memiliki ukurannya
    memaksakan tapal kecil untuk telapak besar akan menyakiti
    memaksakan sepatu besar untuk tapal kecil merepotkan
    kaki-kaki yang nyaman dalam sepatunya akan berbaris rapi-rapi"

Seorang lelaki tinggi besar berlari-lari di tengah padang. Siang itu, mentari seakan didekatkan hingga sejengkal. Pasir membara, ranting-ranting menyala dalam tiupan angin yang keras dan panas. Dan lelaki itu masih berlari-lari. Lelaki itu menutupi wajah dari pasir yang beterbangan dengan surbannya, mengejar dan menggiring seekor anak unta.

Di padang gembalaan tak jauh darinya, berdiri sebuah dangau pribadi berjendela. Sang pemilik, ’Utsman ibn ‘Affan, sedang beristirahat sambil melantun Al Quran, dengan menyanding air sejuk dan buah-buahan. Ketika melihat lelaki nan berlari-lari itu dan mengenalnya,

“Masya Allah” ’Utsman berseru, ”Bukankah itu Amirul Mukminin?!”

Ya, lelaki tinggi besar itu adalah ‘Umar ibn Al …