Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2019

Bola Putih dan Bola Kuning

Pembaca buku Hijrah Rezeki tentu tak asing lagi dengan sosok ibu guru TK yang diceritakan pada kisah pakaian putih. Sosok bijak yang menjelaskan prinsip keikhlasan dengan apik sekali.

Kali ini beliau punya cerita baru. Tentu saja kisah ini juga melibatkan anak-anak didiknya, karena memang "Anak adalah sumber inspirasi".

Suatu hari ibu guru memberikan seperangkat permainan kepada setiap anak, yaitu sebuah kantong tak tembus pandang, sebuah bola pingpong berwarna putih, dan tiga buah bola pingpong berwarna kuning.

Cara bermainnya mudah, setiap anak cukup mengambil satu bola secara acak dari dalam kantong. Jika kebetulan yang diraih adalah bola putih, ibu guru akan langsung memberi hadiah crayon dan kertas gambar. Anak-anak muridnya memang paling suka menggambar dan mewarnai.

Tetapi jika bola kuning yang diraih, hadiah tidak diberikan dulu. Anak-anak akan diberi kesempatan kedua untuk mengambil lagi secara acak. Hanya jika berhasil mendapat bola putih maka ibu guru akan memberi…

Hormati wanita sebagaimana kamu menghormati ibumu

"Hormati wanita sebagaimana kamu menghormati ibumu".

Seorang pemuda berkata :
" Wanita itu seperti sandal jepit ia akan dibuang saat ditemukan sandal lain yang lebih bagus dan pas".

Mendengar hal itu kakek tua yang duduk disebelahnya berkata : " Benar wanita itu memang seperti sandal jepit itu karena kau menganggap dirimu sebagai kaki. Tapi bagiku wanita itu seperti Mahkota, yang kuletakan diatas kepala, ku hormati, ku rawat, dan kujaga sepenuh hati takkan pernah kuganti. Itu karena aku menganggap diriku Raja".

Sesungguhnya saat seseorang memperlakukan orang lain dengan buruk, itu karena ia menganggap dirinya juga buruk.
(Manusia tanpa kaki masih bisa hidup, tapi tanpa kepala? Matilah dia).
❤❤❤

Untuk para wanita jadikanlah dirimu sebagai Mahkota dengan menjaga kehormatanmu dan kesucianmu dari perbuatan nista.

Untuk para pria, hormati wanita sebagaimana kamu menghormati ibumu.



Sumber: pesan viral dari Whatapps